Selamat datang diblog Cyber Group Six, semoga artikel kami bermanfaat

Wednesday, 5 June 2013

0 Cara Kepolisian melacak peretas situs SBY





Cara Kepolisian melacak peretas situs SBY
Investigasi online pelaku peretasan situs resmi Presiden SBY membuahkan hasil setelah polisi bekerjasama dengan penyedia jasa internet melacak alamat internet protokol (IP Address) milik pelaku.
Menurut Ahmad Alkazimy dari lembaga keamanan jaringan komputer Indonesian Computer Emergency Response Team (ID-CERT), tim polisi siber mendapatkan IP Address pelaku dari perusahaan penyedia jasa internet ( Internet Service Provider/ISP).  Dalam kasus ini, situs web www.presidensby.info menggunakan jasa ISP Jatireja Network. Kemudian, Jatireja Network melaporkan identitas pelaku dan sejumlah bukti digital. Begitu dilacak, IP Address itu berada di sebuah lokasi di Jember, Jawa Timur.
Dalam hal ini ISP mencatat nomor IP Address semua pelanggannya, dan mengetahui lokasi penggunaannya. Hal itu disebabkan karena semua perangkat komputer yang terkoneksi dengan jaringan lokal maupun internet, akan memiliki IP Address yang diibaratkan sebagai alamat rumah yang berfungsi untuk menandai tempat suatu komputer di jaringan lokal ataupun internet.
Namun informasi yang didapat melalui Detik.com, menurut pelacakan ID-SIRTII/CC yang merupakan salah satu organisasi yang bertujuan untuk pengamanan pemanfaatan jaringan telekomunikasi berbasis protokol internet, lokasi IP Address dan DNS pelaku bukan dari Indonesia, melainkan dari Texas, Amerika Serikat. Bisa saja pelaku juga masih orang Indonesia yang memalsukan IP-nya ke negara lain. Hal itu tentu biasa dilakukan para peretas untuk menghilangkan jejak.

Walaupun pelaku memalsukan IP Address guna untuk menghilangkan jejak, atau dengan sengaja menumpang di IP Address komputer lain di luar negeri, menurut Ahmad hal ini masih bisa dilacak dari alamat Media Access Control (MAC Address). MAC Address sering disebut juga Ethernet Address, Physical Address, atau Hardware Address, yang pada umumnya menempel di setiap perangkat komputer dan sulit untuk diubah karena telah dimasukkan ke dalam Read-Only Memory (ROM).





Di Posting Oleh Cyber Group Six, Pada 00:57 dan 0 comments

0 Cara Peretas meretas situs SBY




Cara Peretas meretas situs SBY
1.      Membuka situs www.jatirejanetwork.com yang bergerak di bidang jasa pelayanan domain hosting.
www.jatirejanetwork.com adalah situs dimana presidensby.info berhosting.
2.      Melakukan SQL Injection atau Injeksi SQL.
Pelaku menggunakan nickname MJL007 mulai mengutak-atik laman www.jatirejanetwork.com dengan IP address 210.247.249.58. Teknik SQL injection sendiri adalah teknologi yang biasa digunakan para peretas atau hacker agar bisa mendapatkan akses ke basis data di dalam sistem.
Pelaku menerobos sistem keamanan komputer untuk mendapatkan username dan password dari setiap domain.
3.      Menanamkan backdoor berupa tools (software) berbasiskan bahasa pemrograman PHP.
Tools tersebut ia beri nama wso.php (web sell by orb). Dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi, dengan mekanisme backdoor yang ditanamkannya, hacker bisa melakukan compromise, yakni melakukan bypass atau menerobos sistem keamanan komputer yang diserang tanpa diketahui oleh pemiliknya.
Dengan teknik SQL Injection akhirnya Wildan bisa masuk laman www.techscape.co.id dimana jatirejanetwork.com merupakan re-seller dari situs tersebut. Pelaku dengan mudah bisa mengganti DNS techscape yang memiliki IP address 202.155.61.121. Wildan berhasil meretas server yang dikelola CV Techscape itu dan memasuki aplikasi WebHost Manager Complete Solution (WMCS) pada direktori my.techscape.co.id.
Pada November 2012, Wildan mulai mengakses laman www.jatirejanetwork.com yang telah diretasnya. Menjalankan aplikasi backdoor yang telah dia tanam sebelumnya, Wildan menggunakan perintah command linux: cat/home/tech/www/my/configuration/.php, hingga akhirnya berhasil mendapatkan username dan kata kunci dari basis data WHMCS yang dikelola CV. Techscape.
Setelah itu, anak bungsu pasangan Ali Jakfar- Sri Hariyati itu menjalankan program WHMKiller dari laman www.jatirejanetwork.com untuk mendapat username dan kata kunci dari setiap domain name yang ada. Dia pun memilih domain dengan username: root, dan password: b4p4kg4nt3ngTIGA dengan port number: 2086.
Dengan username dan kata kunci tersebut, Wildan lantas menanamkan pula backdoor di server www.techscape.co.id, pada pukul 04.58.31 WIB pada 16 November 2012.
4.      Merubah Nama Tools
Agar backdoor tersebut tidak diketahui admin, Wildan merubah nama tools menjadi domain.php dan ditempatkan pada subdirektori my.techscape.co.id/feeds/, sehingga Wildan bisa leluasa mengakses server www.techscape.com melalui URL: my.techscape.co.id/feeds/domain.php. Untuk mengakses itu, dia sudah memiliki password yayan123. Kemudian pada 8 Januari 2013 Wildan mengakses laman www.enom.com, sebuah laman yang merupakan domain register www. techscape.co.id, hingga berhasil melakukan log in ke akun techscape di domain register eNom. Inc yang bermarkas di Amerika Serikat. Dari situlah Wildan mendapatkan informasi tentang Domain Name Server (DNS) laman www.presidensby.info.
5.      Merubah tampilan halaman web www.presidensby.info.
Setidaknya ada empat informasi penting berupa data Administrative Domain/Nameserver yang dia dapatkan dari laman pribadi Presiden SBY itu, yakni Sahi7879.earth.orderbox-dns.com, Sahi7876.mars.orderbox-dns.com, Sahi7879.venus.orderbox-dns.com, dan Sahi7876.mercuri.orderbox-dns.com.
Wildan lantas mengubah keempat data tersebut menjadi id1.jatirejanetwork.com dan id2.jatirejanetwork.com. Selanjutnya pada pukul 22.45 WIB, Wildan menggunakan akun tersebut (lewat WHM jatirejanetwork), sehingga dapat membuat akun domain www.presidensby.info dan menempatkan sebuah file HTML Jember Hacker Team pada server www.jatirejahost.com.

Ulah Wildan tercium Tim Subdit IT dan Cybercrime Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Mabes Polri yang mendapat laporan terjadinya gangguan pada laman Presiden SBY. Setelah melakukan penyelidikan, diketahui bahwa aksi illegal DNS redirection dilakukan MJL007 dari warnet yang dijaga Wildan. Akhirnya Wildan ditangkap pada 25 Januari 2013, sekitar pukul 23.00 WIB.





Di Posting Oleh Cyber Group Six, Pada 00:43 dan 0 comments

0 Penjelasan Singkat


Penjelasan Singkat
            Seperti yang diketahui pada tanggal  9 Januari 2013, situs resmi milik Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang memiliki alamat situs   http://www.presidensby.info diserang oleh peretas. Situs itu mengalami perubahan tampilan. Situs yang biasanya memuat kegiatan presiden ini, pada waktu itu hanya menampilkan layar hitam dan terdapat icon labu mirip dengan gambar pocong, dan bertuliskan "jemberhacker.web.id" , didalam aksinya si pelaku meninggalkan tulisan "! Hacked by MJL 007 ! This is a PayBack From Jember Hacker Team". Berikut tampilan situs setelah di hack :


Seperti yang kita lihat sebelumnya, pelaku peretas didalam menjalani misinya ia meninggalkan identitas diri sebagai "Jember Hacker" yang merupakan salah satu kelompok peretas yang merupakan komunitas kreatif, namun belum menemukan sarana penyaluran. Komunitas ini berasal dari Jember , Jawa Timur.
Selasa, 29 Januari 2013 Kapolres Jember AKBP Jayadi kepada Detik.com, megatakan bahwa pelaku peretasan situs resmi milik presiden RI telah diamankan oleh Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan beberapa hari yang lalu. Pelaku peretasan diduga bernama Wildan Yani Ashari (22 tahun) yang berasal dari Desa Balung Kulon, Kecamatan Balung, Jember, Jawa Timur. Merupakan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Balung 2011 jurusan teknik bangunan. Pekerjaan Wildan sehari-hari adalah sebagai penjaga sekaligus teknisi di Warnet CV Surya Infotama milik Adi Kurniawan, saudara sepupunya. 
Didalam aksinya, Wildan melakukan deface atau mengganti tampilan asli halaman utama. Dengan begitu, Wildan telah memperingati orang nomor satu di negeri ini, bahwa situs web informasi presiden "tidak terkunci rapat". Wildan tidak mencuri data, ia hanya masuk ke halaman lalu mencoret-coret tembok halaman dengan teks "! Hacked by MJL007 !" berwarna hijau, lalu meninggalkan logo dan teks "Jemberhacker Team" berwarna putih.
Polisi menyatakan, Wildan sama sekali tidak punya kepentingan politik untuk meretas situs SBY. Latar belakang Wildan tidak lain hanya iseng. Kini karyawan CV Surya Infotama itu telah mendekam di Bareskrim Polri. "Dengan motif iseng saja, hanya mengganti tampilan, tidak ada kepentingan politik" kata Dir Tipid Eksus Bareskrim Polri, Brigjen Arief Sulistyo di PTIK, Jakarta, Selasa 28 Januari. Barang bukti berupa 2 CPU dari Jember pun dilakukan penyitaan, dan pelaku pun sudah diamankan.





Di Posting Oleh Cyber Group Six, Pada 00:17 dan 0 comments

Tuesday, 4 June 2013

0 Perbedaan Hacker dan Cracker



Perbedaan Hacker dan Cracker

A. Hacker
1.    Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs. Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba menguji suatu situs dipastikan isi situs tersebut tak akan berantakan dan mengganggu yang lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi sempurna.Bahkan seorang hacker akan memberikan masukan dan saran yang bisa memperbaiki kebobolan system yang ia masuki.
2.    Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.
3.    Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
4.    Seorang hacker akan selalu memperdalam ilmunya dan memperbanyak pemahaman tentang sistem operasi.

B. Cracker
1.      Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagai contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan Rekening Bank, Pencurian Password E-mail/Web Server.
2.      Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.
3.      Mempunyai situs atau cenel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.
4.      Mempunyai IP yang tidak bisa dilacak.
5.      Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu Kredit, kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan.





Di Posting Oleh Cyber Group Six, Pada 23:53 dan 0 comments

0 CRACKER


Pengertian Cracker
Cracker adalah sebutan untuk mereka yang masuk ke sistem orang lain dan cracker lebih bersifat destruktif, biasanya di jaringan komputer, mem-bypass password atau lisensi program komputer, secara sengaja melawan keamanan komputer, men-deface tampilan web milik orang lain bahkan hingga men-delete data orang lain, mencuri data dan umumnya melakukan cracking untuk keuntungan sendiri, maksud jahat, atau karena sebab lainnya karena ada tantangan. Beberapa proses pembobolan dilakukan untuk menunjukan kelemahan keamanan sistem.

Ciri – Ciri Target yang akan di Bobol Cracker
1. Sulit ditentukan
2. Biasanya organisasi besar dan finansial dengan sistem pengamanan yang canggih.
3. Bila yang di bobol jaringan kecil biasanya sistem pengamanannya lemah, dan pemiliknya baru dalam bidang internet

Ciri – Ciri Target yang Berhasil di Bobol Cracker
1. Pengguna bisa mengakses, bisa masuk ke jaringan tanpa nama dan kode sandi.
2. Pengguna bisa mengakses, merusak mengubah atau sejenisnya terhadap data.
3. Pengguna bisa mengambil alih kendali sistem.
4. Sistem Hang, gagal bekerja, reboot atau system berada dalam kondisi tidak dapat dioperasikan.





Di Posting Oleh Cyber Group Six, Pada 23:42 dan 0 comments

0 HACKER


Pengertian Hacker
            Pengertian hacker dibagi menjadi 3 sudut pandang yaitu:
1.      Menurut Orang Awam
·      Hacker adalah orang yang merusak sebuah sistem
·      Hacker adalah orang yang mencuri data milik orang lain melalui jaringan internet.
·      Hacker adalah mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs.
2.      Middle IT
Hacker adalah Sebutan untuk mereka yang memberikan sumbangan yang bermanfaat kepada jaringan komputer, membuat program kecil dan memberikannya dengan orang-orang diinternet.
3.      Highly IT
Hacker merupakan golongan profesional komputer atau IT. Hacker mempunyai minat serta pengetahuan yang mendalam dalam dunia IT sehingga berkeupayaan untuk mengenal pasti kelemahan sesutu sistem dengan melakukan uji cuba terhadap sesuatu sistem itu. Namun, para hacker tidak akan melakukan sembarang kerusakan terhadap sesuatu sistem itu dan ia adalah merupakan etika seorang hacker.

Jenis-Jenis Hacker
            Hacker dapat dibagi menjadi 2 jenis, diantaranya adalah :
1.      White Hat Hacker
Istilah dalam bahasa inggris White hat yaitu: memfokuskan aksinya bagaimana melindungi sebuah sistem, dimana bertentangan dengan black hat yang lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana menerobos sistem tersebut.
2.      Black Hat Hacker
Istilah dalam bahasa inggris yang mengacu kepada peretas yaitu mereka yang menerobos keamanan sistem komputer tanpa izin, umumnya dengan maksud untuk mengakses komputer-komputer yang terkoneksi ke jaringan tersebut.

Tingkatan Hacker
Tiap tingkatan Hacker di bedakan berdasarkan kemampuan dan ilmu yang dimiliki sang Hacker, diantaranya adalah:
1.      Elite
Ciri-ciri : mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai ‘suhu’.
2.      Semi Elite
Ciri-ciri : lebih muda dari golongan elite, mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.
3.      Developed Kiddie
Ciri-ciri : umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah, mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan, mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.
4.      Script Kiddie
Ciri-ciri : seperti developed kiddie dan juga seperti Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.
5.      Lammer
Ciri-ciri : tidak mempunyai pengalaman & pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai ‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.

Jenis Kegiatan Hacking
            Jenis Kegiatan Hacking dapat kita golongkan menjadi 2 kegiatan.
1.           Social Hacking, yang perlu diketahui: informasi tentang sistem apa yang dipergunakan oleh server, siapa pemilik server, siapa admin yang mengelola server, koneksi yang dipergunakan jenis apa, bagaimana server itu tersambung internet, mempergunakan koneksi siapa, informasi apa saja yang disediakan oleh server tersebut, apakah server tersebut tersambung dengan LAN di sebuah organisasi dan informasi lainnya.
2.           Technical Hacking, merupakan tindakan teknis untuk melakukan penyusupan ke dalam sistem, baik dengan alat bantu (tool) atau dengan mempergunakan fasilitas sistem itu sendiri yang dipergunakan untuk menyerang kelemahan (lubang keamanan) yang terdapat dalam sistem atau servis. Inti dari kegiatan ini adalah mendapatkan akses penuh ke dalam sistem dengan cara apapun dan bagaimanapun.


Aturan Main Hacker
            Hacker juga punya aturan main yang harus di ikuti kalau mau di sebut sebagai hacker. Gambaran umum aturan main yang perlu di ikuti seorang hacker yaitu:
·           Di atas segalanya, hormati pengetahuan & kebebasan informasi.
·           Memberitahukan sistem administrator akan adanya pelanggaran keamanan / lubang di keamanan yang anda lihat.
·           Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair dari hack.
·           Tidak mendistribusikan & mengumpulkan software bajakan.
·           Tidak pernah mengambil resiko yang bodoh – selalu mengetahui kemampuan sendiri.
·           Selalu bersedia untuk secara terbuka /bebas/gratis memberitahukan & mengajarkan berbagai informasi & metoda yang diperoleh.
·           Tidak pernah meng-hack sebuah sistem untuk mencuri uang.
·           Tidak pernah memberikan akses ke seseorang yang akan membuat kerusakan.
·           Tidak pernah secara sengaja menghapus & merusak file di komputer yang dihack.
·           Hormati mesin yang di hack, dan memperlakukan dia seperti mesin sendiri.
·           Hacker sejati akan selalu bertindak berlandaskan kode etik dan aturan main sedang cracker tidak mempunyai kode etik ataupun aturan main karena cracker sifatnya merusak.

Kode Etik Hacker
            Hacker memiliki kode etik yang harus dipatuhi, diantaranya adalah :
·         Mampu mengakses computer tak terbatas dan totalitas
·         Semua informasi harusnya FREE alias gratis
·         Tidak percaya pada otoritas, artinya memperluas desentralitas.
·         Tidak memakai identitas palsu, seperti nama samaran yang konyol, umur, posisi, dll.
·         Mampu membuat seni keindahan dalam computer.
·         Komputer dapat mengubah hidup menjadi lebih baik.
·         Pekerjaan yang dilakukan semata-mata demi kebenaran informasi yang harus disebar-luaskan.
·         Memegang teguh komitmen tidak membela dominasi ekonomi industri software tertentu.
·         Hacking adalah senjata mayoritas dalam perang melawan pelanggaran batas tekhnologi computer.


Baik hacking maupun phreaking adalah satu-satunya jalan lain untuk menyebarkan informasi pada massa agar tak gagap dalam computer.





Di Posting Oleh Cyber Group Six, Pada 23:36 dan 0 comments